0857 7333 3210 – Daftar Harga Hewan Qurban Mitra Tani Farm Tahun 2021

0857 7333 3210 – Daftar Harga Hewan Qurban Mitra Tani Farm Tahun 2021

PILIHAN TEPAT UNTUK
MEMBELI HEWAN QURBAN

Langsung Peternak

Mitra Tani Farm

Memudahkan Anda Dalam Berqurban

Tanpa keluar rumah, Anda sudah bisa membeli hewan qurban yang berkualitas.

PERJALANAN WAKTU

SUDAH MENGAJARKAN KAMI BANYAK HAL

CV. Mitra Tani Farm adalah penyuplai hewan qurban untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi sejak tahun 2002 Yang Dirintis Pada Tahun 2002 Oleh Beberapa Alumni IPB (Institut Pertanian Bogor) Dan Dilegalkan Pada Tahun 2004.

CV. Mitra Tani Farm bergerak di bidang penggemukan dan pembibitan hewan Qurban berupa Domba Garut / Domba Periangan, Domba Ekor Gemuk, Kambing Kacang, Kambing Peranakan Etawa, Kambing Jawarandu, Kambing Saanen, Sapi Limousine, Sapi Simmental, Sapi Peranakan Ongole (PO), Sapi Kupang, Sapi Bali.

PERSEDIAAN HEWAN QURBAN

Sapi
Domba
Kambing

Akad jual-beli yang digunakan Mitra Tani Farm saat ini adalah akad bai’ salam

Akad bai’ salam yaitu jual beli barang yang disifati (dengan kriteria tertentu/spek tertentu) dalam tanggungan (penjual) dengan pembayaran kontan dimajlis akad.

Dengan istilah lain, bai’us salam adalah akad pemesanan suatu barang dengan kriteria yang telah disepakati dan dengan pembayaran tunai pada saat akad berlangsung. Lihat sumber definisi

Syarat dan Ketentuan :

  • Pembayaran dilakukan diawal
  • Tabungan tidak bisa diambil dalam bentuk uang. Harus berupa ternak.
  • Hewan qurban dikirim antara 1-4 hari sebelum idul adlha

Contoh akad bai’ salam : 

Saya mau berkurban pada saat idul adlha tahun yang akan datang, sedangkan waktunya masih 10 bulan lagi. Saya pesan hewan qurban kepada CV. Mitra Tani Farm dengan bobot antara18-22 kg seharga Rp. 1.300.000,- dan hewan qurban pesanan Saya tersebut akan dikirim menjelang idul adlha.

Frequently Asked Question (FAQ)

Kalau Saya beli sekarang, apakah ada biaya perawatan?

Tidak ada.

Jenis hewan apa saja yang tersedia di Mitra Tani farm?

1. Kambing : peranakan etawa (PE), jawarandu, kacang
2. Domba dugul
(tidak bertanduk) : domba gibas, domba ekor gemuk
3. Domba bertanduk
: domba garut, domba priangan
4. Sapi
: PO, Simental, Kupang, Bali

Apakah CV. Mitra Tani Farm bisa menyalurkan hewan qurban Saya?

Ya, bisa.

Apakah bisa dikirim ke seluruh wilayah Jabodetabek?

Ya, bisa.
GRATIS ongkos kirim ke seluruh wilayah Jabodetabek

Apakah boleh memilih hewannya secara langsung?

Sangat boleh. Pemilihan hewan ternak bisa dilakukan sekitar 1-2 pekan sebelum Idul Adlha supaya ternak bisa dipastikan sehat dan tidak ada resiko kematian.

Bagaimana Saya bisa memilih hewan qurban tanpa melihat langsung ke peternakannya?

Pemilihan bisa dilakukan via facebok live atau WhatsApp yang dipandu oleh team CV. Mitra Tani Farm.

Inovasi Proses Autoclave, Daging Awet Tanpa Pengawet

Inovasi Proses Autoclave, Daging Awet Tanpa Pengawet

Berkurban di hari raya yang identik dengan Lebaran Haji dan makan-makan daging ini memang sangat dianjurkan bagi kaum Muslim yang berkecukupan. Biasanya, setiap tahun penyembelihan hewan kurban diselenggarakan di masjid atau tempat penyembelihan khusus (abatoar), kemudian dagingnya akan dibagi-bagikan kepada mereka yang membutuhkan.

Namun, biasanya tidak semua penerima daging kurban memiliki lemari pendingin untuk mengawetkan dagingnya. Ini menyebabkan mereka harus langsung memasak daging di hari yang sama. Pasalnya, daging yang biasanya dibagikan dalam kantong plastik ini rentan terkontaminasi mikroba dan bakteri berbahaya lainnya. Akibat proses distribusi daging yang tidak steril dan riskan tercemar selama perjalanan.

Mitra Tani Farm (MT Farm), salah satu pelaku UMKM yang bergerak di bidang peternakan hewan untuk kurban, akikah, dan produk turunan dari kulit kambing/sapi ini mulai melakukan terobosan baru. Mereka mengemas daging hewan kurban maupun akikah dalam kemasan kaleng, dengan harga bersaing dan kualitas daging yang tetap terjaga dengan baik.

Dengan mengusung produk berupa domba unggulan, MT Farm memulai inovasi produk daging dalam kemasan kaleng dengan berbagai varian rasa. Mulai dari rendang domba, gulai domba, hingga tongseng, kari, dan tengkleng. Daging diproses dengan autoclave dan bisa tahan hingga 3 tahun.

Asep dan produk-produk keluaran Mitra Tani Farm. Foto: (doc/MNEWS)

Asep dari MT Farm menjelaskan bahwa peternakan domba yang bergerak di bidang akikah dan kurban ini merupakan produk asli Bogor. Usahanya mulai merambah ke pengalengan daging yang siap santap (ready to eat).

“InsyaAllah pertama kita rendang dulu (dagingnya). Untuk selanjutnya, katakanlah satu domba dagingnya dibikin rendang domba, gulai domba, dan sebagainya,” ujar Asep kepada MNEWS saat ditemui di pameran UMKM di JCC Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Asep mengatakan bahwa proses autoclave ini mirip dengan proses sterilisasi yang dilakukan dengan panci tekan (presto). Selama kemasan tetap steril dan tidak ada kebocoran, daging bisa awet bertahun-tahun tanpa harus disimpan dalam lemari pendingin.

“Sudah di-training juga berapa suhunya, tanpa bahan pengawet, melalui proses sterilisasi autoclave atau ibu-ibu biasa mengenalnya dengan ‘presto’. Selama tidak ada kebocoran dan menggembung, bisa tahan 3 tahun walau ga ditaro di kulkas. Bisa juga akikah dan kurban dengan metode pengalengan. Kalau kurban ketika dagingnya diplastikin, sangat rentan dengan mikroba. Nah kalau dikalengin, kirim kurban ke luar negeri pun bisa tahan,” pungkasnya.

Daging domba kalengan siap santap produksi Mitra Tani Farm. Foto: (doc/MNEWS)

Proses sterilisasi dengan autoclave biasa digunakan untuk mensterilkan alat-alat medis. Autoclave menggunakan tekanan uap panas dengan suhu sekurang-kurangnya 121 derajat Celcius. Alat yang sudah dikenal sejak tahun 1879 silam hasil pemikiran Charles Chamberland ini efektif untuk mematikan mikroba atau patogen pada unsur logam.

Dengan jumlah pegawai sekitar 8 orang, MT Farm bisa memproduksi 168 kaleng per harinya. Sekaleng olahan daging domba dalam kemasan kaleng dibanderol dengan harga Rp 30 ribuan.

MT Farm menerapkan zero waste dalam setiap produksi daging domba kalengannya. Artinya, tidak ada bagian dari domba yang terbuang. Asep mengatakan bahwa biasanya daging domba diolah menjadi rendang, tongseng, dan kari, sedangkan kaki domba diolah menjadi tengkleng, iganya dibuat jadi sop, dan jeroannya diolah menjadi gulai.

Sementara kulit domba itu sendiri dibuat aneka kerajinan kulit, mulai dari dompet seharga Rp 30 ribu sampai Rp 100 ribu, sepatu, tas, sarung tangan, hingga jaket kulit berkualitas premium yang harganya bisa mencapai Rp 1.750.000,-.

TRANSPORTASI TERNAK DOMBA EKOR GEMUK JANTAN YANG TIDAK DIBERI PAKAN SELAMA PERJALANAN

TRANSPORTASI TERNAK DOMBA EKOR GEMUK JANTAN YANG TIDAK DIBERI PAKAN SELAMA PERJALANAN

Sentra konsumsi daging domba di Indonesia masih berpusat didaerah perkotaan sehingga dibutuhkan aktifitas transportasi untuk mendistribusikan ternak tersebut kedaerah konsumsi. Pengiriman domba antar daerah dapat mengakibatkan stress dan penurunan berat badannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji penyusutan bobot badan, perubahan respon fisiologi, analisis biaya transportasi dan kerugian penyusutan bobot badan ternak domba ekor gemuk jantan yang tidak diberi pakan selama perjalanan

Kata kunci: domba ekor gemuk, penyusutan bobot badan, respon fisiologi, transportasi

 

Sumber : https://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/79644/D15sip.pdf?sequence=1&isAllowed=y

PENGENDALIAN CEMARAN MIKROBA PADA BAHAN PANGAN ASAL TERNAK (DAGING DAN SUSU) MULAI DARI PETERNAKAN SAMPAl DIHIDANGKAN

PENGENDALIAN CEMARAN MIKROBA PADA BAHAN PANGAN ASAL TERNAK (DAGING DAN SUSU) MULAI DARI PETERNAKAN SAMPAl DIHIDANGKAN

Pangan merupakan kebutuhan yang paling mendasar bagi manusia. Beberapa kasus keracunan atau penyakit karena mengonsumsi makanan yang tercemar mikroba telah banyak terjadi di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa keamanan pangan masih perlu mendapat perhatian yang lebih serius. Penyakit yang disebabkan oleh mikroba yang sering menimbulkan masalah antara lain adalah antraks, foodborne disease, dan waterborne disease, sedangkan mikroba yang biasa mencemari bahan pangan asal ternak di antaranya adalah Salmonella sp., Escherichia coli, Coliform, Staphylococcus sp., dan Pseudomonas.

 

Kata Kunci :  Bahan pangan asal hewan, cemaran mikroba, keamanan pangan

 

Sumber : https://s3.amazonaws.com/academia.edu.documents/33019012/cemaran_mikroba_asal_ternak.pdf?AWSAccessKeyId=AKIAIWOWYYGZ2Y53UL3A&Expires=1547884415&Signature=BpeANDO6wl28sew%2BKbJx%2F4vAKNw%3D&response-content-disposition=inline%3B%20filename%3DPENGENDALIAN_CEMARAN_MIKROBA_PADA_BAHAN.pdf

PENGARUH KEMITRAAN TERHADAP  KEUNTUNGAN USAHA PENGGEMUKAN DOMBA DI KABUPATEN BOGOR

PENGARUH KEMITRAAN TERHADAP KEUNTUNGAN USAHA PENGGEMUKAN DOMBA DI KABUPATEN BOGOR

Desa Bojong Jengkol merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor dimana penduduknya banyak mengusahakan penggemukan domba jantan. Namun untuk mengembangkan usahanya, para peternak memiliki permasalahan seperti permodalan, manajemen, dan pemasaran. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu melalui kemitraan dengan CV. Mitra Tani Farm.

Namun tidak semua peternak domba melakukan kemitraan dengan CV. Mitra Tani Farm.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pelaksanaan kemitraan dan mendeskripsikan keragaan usaha ternak menggunakan analisis deskriptif. Selain itu untuk mengukur tingkat keuntungan usaha penggemukan domba jantan antara peternak mitra dengan peternak nonmitra.

Hasil perhitungan keuntungan atas biaya tunai per SDD (Setara Domba Dewasa) per periode yang paling besar diperoleh peternak nonmitra. Sementara itu perhitungan keuntungan atas biaya total per SDD per periode menghasilkan nilai negatif untuk semua kelompok sehingga usaha ternak domba merugikan. Namun jika dibandingkan nilai keuntungan atas biaya total, maka usaha pada peternak mitra yang lebih baik dibandingkan skala lainnya karena kerugian yang diperoleh paling kecil.

 

Kata Kunci: analisis keuntungan, kemitraan, penggemukan domba.

 

Sumber : https://media.neliti.com/media/publications/40179-ID-pengaruh-kemitraan-terhadap-keuntungan-usaha-penggemukan-domba-di-kabupaten-bogo.pdf

MODEL PEMBIBITAN KAMBING DAN DOMBA DI INDONESIA

MODEL PEMBIBITAN KAMBING DAN DOMBA DI INDONESIA

Ternak ruminansia kecil yang dominan di Indonesia adalah kambing dan domba dengan populasi mencapai 27,755 juta ekor (kambing 16,841 juta ekor dan domba 10,914 juta ekor). Para peternak kecil sangat akrab dengan kedua ternak tersebut dan adanya kepercayaan masyarakat bahwa daging kambing dapat meningkatkan stamina laki-laki. Akhir-akhir ini penggemukan kambing dan domba mulai marak tumbuh yang dipicu oleh preferensi masyarakat pada sate dan gule yang lembut (berasal dari ternak muda).

Meningkatnya permintaan pada ternak tersebut menuntut pembinaan di hilir dengan harapan agar supply ternak usia muda tetap tersedia sepanjang tahun. Untuk merespon kondisi tersebut perlu dibangun model pembibitan kambing dan domba baik di peternakan rakyat maupun peternak komersial. Sistem pemuliabiakan yang dipraktekkan oleh petani saat ini masih sangat tradisional. Pada umumnya petani belum memiliki pejantan yang khusus untuk dijadikan sebagai pemacek sehingga perkawinan terjadi secara alami tanpa terkontrol.

Dengan demikian peluang kemungkinan terjadinya derajat inbreeding yang tinggi cukup besar. Pembibitan yang disarankan perlu menetapkan tujuan akhir breeding yang akan dicapai yaitu pertumbuhan cepat pada umur muda, memperhatikan kapasitas tampung kawasan, perbaikan pakan dan manajemen, pemanfaatan pejantan terseleksi secara bertahap untuk peningkatan produktivitas individu dan peluang pengembangan pasar ternak bibit maupun ternak bakalan usia muda. Konsep pembibitan inilah yang akan didiskusikan dalam makalah ini.

 

Sumber :

https://lolitkambing.litbang.pertanian.go.id/ind/fulltext/kambing/prork11-7.pdf?secure=1